Fastest way to know about me

Mungkin saya memang bukan penulis ilmiah. Melakukan penelitian setahun penuh, menghabiskan dana yang cukup banyak, mengorbankan waktu, lalu cuma menghasilkan penemuan bakso yang mengandung formalin. Hey dude, nowadays bakso berformalin sudah terlalu biasa untuk kami kaum digital.

Tapi, satu hal ini menggelitik saya untuk meneliti. Setelah cukup geli terkena gelitikan, saya memutuskan untuk meneliti.

Sangat sering kita makan ayam bakar yang disertai lalapan, bukan hanya ayam bakar, ada banyak sekali makanan yang disertai lalapan. Maaf karena keterbatasan waktu tidak semua makanan bisa saya sebutkan.

Lalapan berfungsi sebagai pencuci mulut, karena diambil dari kata dasar ‘lap’ yang dalam bahasa jawa berarti kain untuk membersihkan. Ilmiah sekali bukan?

Dalam lalapan itu sendiri ada berbagai macam sayur mayur, dari timun, sawi, kol, tomat, sate kambing muda, dan lain lain. Nikmat bukan lalapan pakai sate kambing muda? Saya jadi pengen.

Anda pernah nonton film Rogue One: A Starwars Story? Film tersebut merupakan film Starwars yang keluar dari sekuel dengan keberadaan kronologisnya berada antara seri ke III dan seri ke IV: A New Hope. Saya lupa judulnya yang ketiga, kebetulan saya lagi males browsing. Anda pernah nonton? Bodo amat.

Kembali ke penelitian ilmiah saya. Informatif bukan?

Jadi saya menyoroti pada timun yang disini, notabennya adalah sebagai lalapan. Terkadang timun yang saya makan terasa pahit, itu hal yang cukup mengganggu, setara mengganggunya dengan ibu ibu bawa motor nyalain lampu sen kanan taunya mundur. Wow, cukup mengejutkan.

Kebetulan kali ini saya menyoroti dengan lampu CYC jadi terasa sedikit panas.

Jadi, kalau anda menemukan atau memakan timun lalapan yang terasa pahit, jangan dimakan!

Kenapa?

Penjelasannya simpel saja, karena terasa pahit. Sekian.

Iklan

Comments on: "Timun di Lalapan Anda Terasa Pahit? Jangan dimakan!" (2)

  1. Sangat bermanfaat sekali tulisan anda ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: