Tempatku berbagi cerita, canda, dan karya, oh iya, dan video

Puisi Prosa: Kamu, Acuhmu

Aku memandangmu
Kau berpaling dengan sadar
Aku memandangmu lagi
Pandangan kita saling bertemu
Kemudian menjauh seperti magnet dengan kutub yang sama
Aku memandangmu lagi
Dan kini aku benar benar mendapat acuhmu

Aku pejamkan mata
Berharap kau memandangku
Berharap aku pura pura acuh dan kau tertawa
Berharap diam diam kau terusik dengan hilangnya pandanganku padamu
Berharap.. ah cuma berharap..

Aku masih terpejam
Banyak hayal berkumpul tentangmu
Semuanya indah
Karna tentangmu

Lalu datang sebuah hayal
Dimana aku teracuh ketika memandangmu
Aku teracuh
Bahkan dalam hayalku
Namun aku tetap berhayal untuk memandangmu

Kau menegurku
Mataku terbuka dan melihat tawa sebalmu
Aku tersenyum dan bertanya kenapa
Pipimu memerah dam raut senyum sebalmu menjadi jadi
Bahagiaku berada pada tingkat paling atas dan kemudian aku terbangun
Ternyata cuma mimpi musim panasku

Kau masih mengacuhkanku
Aku masih suka memandangimu
Dalam acuhmu padaku
Dalam bahagiaku memandangmu
Tak ada yang berubah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: