Tempatku berbagi cerita, canda, dan karya, oh iya, dan video

Miris banget hati gue waktu denger tempe mau diakuin negara lain, tapi disisi lain gue bangga, dengan dicoba akuinya tempe oleh negara lain menandakan kalau tempe itu keren. Tempe itu asli Indonesia, beda sama tahu yang asalnya dari China. Gue pernah makan tempe goreng rasanya kek ayam goreng, ternyata emang ayam goreng. Waktu gue baca baca di wikipedia, gue jadi tau kalo tempe itu diduga kuat berasal dari bahasa Jawa Kuno yaitu tumpi. Tumpi itu sejenis makanan mirip tempe belom digoreng yang warnanya putih, mungkin tumpi itu neneknya tempe. Tempe juga merupakan olahan kedelai paling besar prosentasenya di Indonesia setelah tahu, kecap, dan taucho. Dan fakta paling kerennya adalah tawanan perang dunia ke 2 yang selamat sebagian besar diduga karena bertahan hidup dengan tempe. Wuih keren.

Tempe punya berbagai macam olahan, misalnya tempe goreng, tempe bacem, tempe udoh, tempe nuget, tempe penyet, oncom, tempe putih, mendoan, tempe mentah, eh tempe mentah mah tempe yang belom diolah. Tempe itu berbagaimacam ras kek orang. Ada yang item (tempe bacem), ada yang putih (tempe putih), ada yang keren (tempe goreng), ada yang porno (tempe udoh, udoh itu bahasa jawanya telanjang), tempe gaul (tempe nuget), ada yang pake baju (mendoan), ada yang tertindas (tempe penyet), ada yang kudisan (oncom), dan semuanya rasanya enak, top markotop, maknyus, ahaay, ayee!

Gue sebagai arkeolog handal memperkirakan peristiwa ketemunya tempe. Kalo tahu ngolahnya udah jelas, diinjek injek, trus diperes peres, jadi ada prosesnya, beda dengan tempe, tempe cuma dibungkus, didiemin, dan wala, jadilah tempe. Jadi ceritanya begini:
Ada seorang maling kedelai yang lupa menaruh kedelai kedelai yang ia curi, lalu saat ia menemukan tempat menyembunyikan kedelai tersebut, ia terkaget kaget dengan munculnya benda putih kotak kotak. Kemudian maling ini mencicipi kedelai curiannya, dan karena rasanya yang enak, maling ini berteriak “Rasanyau sampi tumpi tumpi!“. Akhirnya maling itu bertobat dan menjadi penjual tempe pertama, dan nama maling tersebut masih dirahasiakan dari jaman majapahit sampai sekarang karena menjadi buron Si Ai Ei. Kira kira begitu sejarahnya.

I LOVE TEMPE AND INDONESIA

Tempe jenis mendoan

Tempe jenis mendoan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: