Fastest way to know about me

Tempat Belajar

Setelah gue sadari, tempat belajar adalah unsur paling penting dalam belajar. Tempat belajar mempengaruhi segala aspek dan gue baru sadar beberapa waktu yang lalu.

Ceritanya gue dan Micky lagi nonton tv, kebetulan kami berdua ada di rumah sendiri. Waktu tv nyala, acaranya berita berita politik gitu, gue ngga ngerti, tapi supaya tetep cool di depan Micky, gue ngga ganti chanelnya. Selang beberapa waktu, acara berganti iklan, kalo ngga salah iklan pemilihan Cagub DKI. Terjadi pembicaraan yang gue rasa ngga penting :
Gue : Jam segini acara kartun dimana ya?
Micky : Yah, mending nonton acara caleg caleg gini..
Gue : Emang calek apaan?
Micky : Apaan ya?
Gue : Kok balik nanya?
Micky : (mikir)
Gue : Yah, ngga tau aja pake gaya nonton segala..
Micky : Calon lekong kali ya (jawab ngasal)
Gue : Lekong apa tu?

Micky ngga ngejawabnya secara gamblang, dia ganti chanel tvnya ke acara Dahsyat saat itu, lalu dia nunjuk Olga sebagai presenternya. Nah, disini gue langsung berargumen kalau lekong itu Olga, nah Olga itu presenter, berarti lekong itu presenter. Buruknya, setelah nonton Dahsyat, Micky malah ikut goyang kucek-jemur-setrika-potongrumput.

Mulai hari itu, gue memiliki pengertian kalau Lekong adalah Presenter. Gue semakin yakin kalo Lekong itu presenter setelah Ujang dikatain Lekong. Namun akhirnya gue sadar, setelah mendapat penjelasan dari temen gue, arti Lekong yang sebenarnya adalah kemayu. Gue ditipu Micky.

Nah, kadang gue nemuin beberapa orang milih sekolah gara gara lingkungannya. Dulu gue pernah ngobrol sama temen gue, tapi siapa gue lupa, pokoknya lagi ngomongin tentang SMA, kita bahas tentang kualitas sekolah, sarana, dll. Walaupun kami berdua menyimpulkan salah satu SMA sebagai SMA terbaik, dia tetep bersikeras ke SMA tujuannya, walaupun nilainya mencukupi. Ternyata dia punya dasar memilih, yaitu lingkungan. Apa coba hubungannya paragraf ini sama cerita gue sama Micky?

Lingkungan itu penting alangkah lebih penting berbaur dalam lingkungan. Kalo kita punya lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelum kita, sebaiknya kita segera bergaul dan berbaur dengan lingkungan baru dengan tetap menjadi diri kita sendiri. Jadi gitu. Tau ngga? Jelasin ke gue dong..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: