Fastest way to know about me

Sarangan yang Indah part 1

Hari terakhir di 2011 ini gue jalan jalan ke sebuah tempat yang namanya, Sarangan. Tempatnya ada di gunung lawu, Jawa Timur. Gue dan temen temen sekantor mama papa gue berangkat kira kira pukul sembilan pagi. Mobil APV yang gue naiki berhenti sebentar dipasar. Ini suasana pasar yang berbeda. Ada pembeli menawar barang, ada penjual menjual sesuatu, dan ada orang ngupil. Ini beneran, waktu itu gue liat pake mata kepala gue sendiri. Trus waktu itu gue juga liat ada kentang tapi warnanya ungu, biasanya disebut ubi oleh penduduk setempat. (Emang ubi nyet!) Karna gue orang ganteng dan cerdas, gue berfikir dari mana asal ubi warna ungu seperti ini. Ternyata setelah gue teliti dengan seksama, ini akibat hubungan gelap antara anggur dan ubi biasa. Ada sedikit pesan moral yang bisa kita ambil, backstreet tu engga baik.

Jalan menuju Sarangan sangatlah, SANGAR. Tanjakan berliku liku, liku liku bertanjakan. Untungnya supir mobil ini, mas Heri, sangatlah lihai. Mulai dari mengatur penggunaan kopling, menyalip bus, menyebrangkan nenek nenek, sampai berkaca di spion mobil. Gue aga sedikit takut waktu ngelewatin daerah yang aga curam, serem bener deh. Sesampainya di Sarangan, ternyata wisma yang kami booking, belum ditinggalkan oleh penyewa sebelum kami. Dan itu memakan waktu kurang lebih setengah jam.

Sementara menunggu tamu lain packing, gue, mama, papa, adek gue, dan mas Heri naek speedboat bareng. Gue paling ngeri kalo berhubungan dengan air begini. Naik speedboat itu kaya lo naik kapal yang kecepatannya lumayan dan diatas air. Baru naik aja gue uda jerit jerit, ini lebih menyeramkan dari rumah hantu di wahana wahana. Gue liat atas, ada anak dan ibu sedang berbicara, mungkin pembicaraannya begini : “Mama, mama, itu kok ada orang teriak teriak?” “Oh, itu terapi penyembuhan orang gila pake speedboat dek” Dunia memang kejam. Gue, mama, dan adek gue duduk dibelakang, sementara papa dan mas Heri duduk depan. Gue teriak teriak. Belom juga seperempat perjalanan gue uda histeris. Ini adalah penggambaran lelaki sejati. Gue teriak, mama ketawa, gue teriak, mama ketawa, begitu seterusnya. Ternyata mas Heri juga ketakutan, sampai dia pegangan pinggir kapal kenceng banget dan waktu uda selesai dia langsung loncat ke daratan. Gue aga nyesek waktu baca tulisan ‘100.000 3x putaran’ satu kali putaran aja uda histeris begini, gimana kalo tiga putaran?! Bisa bisa mulut gue berbusa!

Untuk mengatasi ketakutan yang begitu mendalam yang menghasilkan tekanan batin pada kejiwaan, gue duduk santai sambil cerita cerita dengan mas Heri. “Mas, tadi waktu nyetir sangar” kata gue sambil ngelupain speedboat. “Haha, biasa aja” “Emang mas uda sering ya mas?” “Ini baru pengalaman pertama” Gue langsung hening. “Oh, pengalaman pertama ya” Gue sengaja engga mau tanya apa apa lagi dan langsung beli sate kelinci untuk menghindari rahasia rahasia yang akan membuat gue tambah histeris.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: